Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Menkeu Suahasil Nazara: APBN 2026 Siapkan Anggaran Hadapi El Nino

menkeu-suahasil-nazara-apbn-2026-siapkan-anggaran-hadapi-el-nino

El Nino berdampak pada kemampuan PLTA di Sulawesi Selatan. Pemerintah menyiapkan pembangkit pengganti dan anggaran kebencanaan APBN 2026. | Foto: dok, Suahasil Nazara (ist)

Executive Summary ▼
  • El Nino menurunkan kemampuan sejumlah PLTA di Sulawesi Selatan akibat berkurangnya ketersediaan air, sehingga pasokan listrik ikut tertekan.
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut APBN 2026 sudah memiliki anggaran kebencanaan yang fleksibel untuk menghadapi kekeringan dan situasi tak terduga.
  • Kementerian ESDM bersama PLN membahas kondisi kelistrikan di sejumlah wilayah, termasuk Sulsel dan Kalimantan, untuk mengantisipasi kekurangan pasokan.

IDNWIRE.COM — El Nino mulai berdampak pada pasokan listrik di Sulawesi Selatan setelah berkurangnya ketersediaan air menekan kemampuan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Pemerintah menyiapkan pembangkit pengganti sambil memetakan kondisi kelistrikan di daerah lain.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan beberapa pembangkit di Sulawesi Selatan bergantung pada tenaga air. Penurunan ketersediaan air akibat El Nino membuat daya yang dihasilkan pembangkit tersebut ikut berkurang.

"Kita sudah mencari solusi adalah mengganti sementara dengan pembangkit yang lain," ujar Bahlil di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Tekanan pasokan terjadi pada sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan. Sejumlah pembangkit hidro mengalami penurunan kemampuan akibat kondisi air yang berkurang.

Data yang disampaikan dalam perkembangan kelistrikan Sulbagsel mencatat daya mampu agregat pembangkit hidro turun dari sekitar 850 megawatt (MW) menjadi 250 MW. Penurunannya mencapai sekitar 600 MW.

Bahlil menyebut penggantian sementara sumber pembangkit dilakukan untuk menutup berkurangnya daya dari PLTA. Pemerintah juga membahas kondisi tersebut bersama PT PLN (Persero).

Gangguan pasokan juga terjadi di Kalimantan. Bahlil menyebut penyebabnya berkaitan dengan perbaikan pembangkit listrik.

"Kita tahu bahwa di Kalimantan juga ada terjadi kekurangan karena ada perbaikan power plant-nya," kata Bahlil.

Kementerian ESDM akan membahas kondisi kelistrikan sejumlah daerah bersama PLN. Pemetaan dilakukan untuk mengetahui potensi kekurangan pasokan dan menyiapkan antisipasi sejak awal.

Bahlil juga menegaskan persoalan pasokan listrik di Kalimantan dan Sulawesi tidak berkaitan dengan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) batu bara. Untuk Sulawesi Selatan, penurunan pasokan dikaitkan dengan rendahnya ketersediaan air yang memengaruhi pembangkit berbasis tenaga air.

APBN 2026 Punya Anggaran untuk El Nino

Dari sisi anggaran, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan kebutuhan untuk menghadapi bencana dan kekeringan sudah masuk dalam APBN 2026. Anggaran kebencanaan memiliki fleksibilitas untuk merespons situasi yang berkembang.

"Di dalam APBN 2026 telah ada anggaran yang memang disiapkan untuk bencana," ujar Suahasil setelah menghadiri Sidang Paripurna Luar Biasa Ke-2 Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Menurut Suahasil, fleksibilitas tersebut diperlukan untuk menghadapi situasi tak terduga, termasuk bencana alam dan kekeringan yang berkaitan dengan El Nino.

"Fleksibilitas anggaran sangat diperlukan untuk memastikan bahwa anggarannya responsif terhadap situasi yang berkembang, situasi bencana alam, situasi kekeringan dan yang lainnya harus kita tangani," katanya.

Anggaran Kebencanaan 2026

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyebut anggaran kebencanaan 2026 dinaikkan menjadi Rp1,1 triliun dari sebelumnya Rp494 miliar setelah adanya arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari alokasi tersebut terdapat dana on call Rp256 miliar. Pemerintah juga memiliki Dana Siap Pakai (DSP) Rp5 triliun untuk penanganan kebencanaan dan dana pooling insurance Rp14 triliun.

Anggaran Rp10 triliun juga disiapkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera.

Bahlil mengatakan pembahasan bersama PLN akan dilakukan untuk daerah lain yang berpotensi mengalami kekurangan pasokan listrik. Pemerintah ingin memetakan kondisi pembangkit sejak awal, terutama ketika faktor cuaca dan ketersediaan sumber energi memengaruhi kemampuan pembangkit.

Untuk Sulawesi Selatan, persoalan utama yang disampaikan pemerintah berkaitan dengan berkurangnya daya pembangkit tenaga air akibat rendahnya ketersediaan air. Di Kalimantan, kekurangan pasokan dikaitkan dengan perbaikan pembangkit.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari pembahasan Kementerian ESDM dan PLN mengenai pasokan listrik di sejumlah wilayah.

Penulis/Editor: Bagus Setiawan
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5