Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Iran Tegaskan Syarat Buka Selat Hormuz dan Negosiasi Nuklir AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi TasnimNewsMohammadhoseinMovahedinejad
Iran menutup pintu negosiasi dengan AS sebelum pelanggaran nota kesepahaman diselesaikan, sekaligus menegaskan syarat buka Selat Hormuz tetap di tangan Teheran. |© Foto: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi (TasnimNews/MohammadhoseinMovahedinejad)
Executive Summary ▼
  • Iran mensyaratkan AS menghentikan pelanggaran kesepahaman dan membayar ganti rugi agar negosiasi bisa dilanjutkan.
  • Pembukaan Selat Hormuz sepenuhnya bergantung pada pemenuhan seluruh kondisi politik dan keamanan Teheran oleh AS.
  • Di tengah kebuntuan dengan AS, Iran dan Oman sedang mengembangkan rute maritim baru di Selat Hormuz untuk navigasi aman.
  • Dialog langsung AS-Iran saat ini terhenti karena Washington belum memenuhi tuntutan utama Teheran.

Pemerintah Iran menetapkan syarat buka Selat Hormuz dan syarat kelanjutan dialog diplomasi secara tegas kepada Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menghentikan opsi pembicaraan ulang dengan Washington sampai pemerintah AS menghentikan pelanggaran nota kesepahaman Islamabad serta memberikan ganti rugi atas tindakan tersebut.

Meskipun pihak ketiga terus memfasilitasi komunikasi, Teheran menilai belum ada peluang pembukaan dialog sebelum syarat utama dipenuhi. Pembicaraan langsung kedua negara dipastikan mati suri saat ini.

Rute Maritim Baru Iran dan Oman

Di tengah stagnasi hubungan dengan AS, Iran memfokuskan diplomasi maritim bersama Oman. Kedua negara pesisir ini mematangkan penetapan rute maritim baru di Selat Hormuz untuk menggantikan rute lama demi mengatur jalur pelayaran yang aman.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menegaskan diskusi dengan Oman murni bersifat bilateral tanpa keterlibatan pihak luar. Tim ahli dari kedua pihak sedang menyelesaikan pengaturan sementatara untuk navigasi di wilayah perairan tersebut.

Keputusan Pembukaan Selat Strategis

Kesepakatan teknis jalur pelayaran baru dengan Muscat tidak otomatis mengembalikan akses komersial secara penuh di kawasan. Araqchi menyebut pembukaan perairan strategis itu terikat pada pemenuhan serangkaian kondisi politik dan keamanan.

Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Jenderal Hossein Mohebbi menegaskan operasional jalur air tersebut terpisah dari agenda navigasi Iran-Oman. Pembukaan kembali Selat Hormuz mutlak bergantung pada penerimaan seluruh syarat Teheran oleh Washington.

Penulis: Hendra DW
Editor: Juanda
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5