![]() |
| Selandia Baru siap mendukung Program Makan Bergizi Gratis Indonesia dan memperkuat kemitraan militer lewat penjajakan Defence Cooperation Arrangement. | Foto Arsip: Kemenlu |
Selandia Baru dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Pemerintah Indonesia untuk pemenuhan gizi anak usia sekolah. Kesediaan memberikan bantuan teknis dan dukungan gizi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dalam pertemuan bilateral bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Manila, Filipina.
Pertemuan dua kepala diplomasi ini berlangsung di sela-sela Pertemuan ke-59 Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM/PMC). Kolaborasi bilateral difokuskan pada tiga sektor utama, mencakup ketahanan gizi nasional, penguatan sektor militer, dan agenda forum diplomasi tingkat tinggi.
| Bidang Kerja Sama | Bentuk Kesepakatan Bilateral |
|---|---|
| Program Gizi Nasional | Dukungan Pemenuhan Gizi Anak & Program Makan Bergizi Gratis (MBG) |
| Sektor Pertahanan | Pembentukan Navy-to-Navy Talks & Penjajakan Defence Cooperation Arrangement |
| Forum Diplomatik (JMC ke-13) | Penyelenggaraan Akhir Agustus 2026 di Selandia Baru |
Ekspansi Kemitraan Sektor Militer
Sektor pertahanan menjadi agenda krusial yang disepakati kedua negara. Jakarta dan Wellington menyetujui pembentukan forum Navy-to-Navy Talks untuk mempererat interaksi matra laut.
Pemerintah kedua negara juga mulai melangkah pada penjajakan Defence Cooperation Arrangement. Kerangka kerja sama ini disiapkan untuk memperkuat basis legal dan operasional hubungan militer di kawasan Pasifik.
"Selandia Baru adalah mitra dekat Indonesia di kawasan Pasifik. Saya menyambut baik komitmen kedua negara untuk membawa kemitraan ini ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari kerja sama pertahanan hingga dukungan bagi program prioritas nasional Indonesia," kata Sugiono.
Agenda Pertemuan JMC ke-13
Realisasi seluruh poin kesepakatan akan dimatangkan pada forum Joint Ministerial Commission (JMC) RI-Selandia Baru ke-13. Pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026 di Selandia Baru.
Forum JMC berfungsi sebagai mekanisme peninjauan berkala terhadap capaian kerja sama bilateral. Evaluasi mencakup proyek-proyek berjalan sekaligus pembukaan ruang kolaborasi baru di tingkat regional maupun global.
