Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Presiden Prabowo Serukan Penguatan Bangsa untuk Bantu Kemerdekaan Palestina

presiden-prabowo-serukan-penguatan-bangsa-bantu-palestina
Presiden Prabowo Subianto menyerukan penguatan bangsa agar Indonesia mampu membantu Palestina dalam peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. | Foto: Youtube Setpres
Executive Summary ▼
  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan di Gaza presiden prabowo serukan penguatan bangsa untuk bantu palestina saat berpidato di Ponorogo pada hari Sabtu.
  • Kepala Negara menerima pengalungan syal keffiyeh secara langsung dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al-Sattari, di atas panggung acara.
  • Peristiwa peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor dihadiri tokoh pendidikan Islam untuk mengingatkan pentingnya kemandirian agar bangsa tidak kembali terjajah.

IDNWIRE.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa presiden prabowo serukan penguatan bangsa untuk bantu palestina agar memiliki kapasitas memadai dalam membela pihak tertindas.

Seruan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan pidato dalam upacara peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Sabtu.

Solidaritas untuk Gaza di Panggung Gontor

Kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al-Sattari, menandai momen penting ketika sang diplomat naik ke panggung dan mengalungkan syal keffiyeh ke leher Presiden Prabowo.

Suasana haru tampak ketika Presiden menyeka matanya menggunakan syal tradisional tersebut usai kembali ke podium.

Di hadapan ribuan santri dan ulama, Prabowo menyuarakan kepedihan atas penderitaan warga sipil di Gaza yang terus menjadi sasaran serangan militer tanpa henti.

Berdasarkan catatan kesehatan wilayah konflik, korban tewas telah mencapai 73.789 jiwa dan 174.700 orang mengalami luka-luka sejak 7 Oktober 2023.

Di tengah jalurnya berpidato, Presiden meneriakkan yel-yel pembebasan wilayah tersebut sebanyak tiga kali.

Belajar dari Sejarah Kolonialisme

Bagi Presiden, realitas ketidakberdayaan dunia internasional menghadapi krisis kemanusiaan harus menjadi cambuk bagi Indonesia untuk membangun kemandirian total.

Bangsa yang lemah rentan diinjak dan didominasi oleh kekuatan asing.

Peringatan satu abad Gontor yang didirikan tiga bersaudara Ahmad Sahal, Zainuddin Fananie, dan Imam Zarkasyi pada 1926 dipandang sebagai momentum strategis bagi para kiai dan pendidik menanamkan keberanian mengevaluasi kekurangan internal.

Pengalaman pahit masa kolonial silam menjadi pengingat agar generasi penerus bertekad menjaga kedaulatan tanah air secara mutlak.

Penulis/Editor: Juanda Data Wijaya
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5