Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

IHSG Anjlok 1,33 Persen ke Level 6.589, Saham Big Caps Tertekan

grafik-ihsg
Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 1,33 persen ke level 6.589,33 pada perdagangan Kamis, dipicu kejatuhan harga pada 516 saham emiten.| Ilustrasi Foto: iNews Media Group
Executive Summary ▼
  • IHSG anjlok 88,63 poin atau 1,33 persen ke level 6.589,33 akibat tekanan 516 saham yang mencatat penurunan harga.
  • Tekanan pasar bersumber dari buruknya kinerja saham berkapitalisasi besar seperti DSSA, BBCA, dan BUMI.
  • Total transaksi perdagangan bursa mencapai Rp21,38 triliun dengan volume 48,04 miliar saham dari 2,66 juta kali frekuensi.

idnwire.com — Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 88,63 poin atau 1,33 persen ke posisi 6.589,33 pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Sesi pembukaan sempat mencatat penguatan ke level 6.688,17, namun posisi tersebut gagal bertahan lama akibat terjangan aksi jual yang konsisten menahan indeks di zona merah hingga penutupan pasar.

Tekanan jual meluas ke seluruh sektor dengan catatan 516 saham mengalami penurunan harga. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebanyak 48,04 miliar saham yang melibatkan frekuensi 2,66 juta kali transaksi senilai total Rp21,38 triliun. Sisa pergerakan pasar menunjukkan 159 saham menguat dan 127 saham berada pada posisi stagnan.

Pelemahan indeks tidak lepas dari koreksi tajam yang dialami sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) membukukan transaksi terbesar mencapai Rp1,3 triliun dengan harga anjlok 5,13 persen ke Rp1.110. Tekanan serupa menghantam Bank Central Asia (BBCA) dengan nilai transaksi setara Rp1,3 triliun, yang membuat harganya turun 1,53 persen ke Rp6.425 per saham.

Kondisi tertekan juga dialami Bumi Resources (BUMI) yang merosot 4,5 persen ke Rp212 dengan nilai transaksi menyentuh Rp1 triliun. Di sisi lain, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menjadi sedikit penyeimbang lewat transaksi senilai Rp1 triliun dan penguatan harga 4,79 persen ke Rp985 per saham.

Kelompok saham LQ45 mencatat pergerakan bervariasi dengan pimpinan penguatan harian dipegang oleh CUAN, diikuti Aneka Tambang (ANTM) yang naik 2,19 persen ke Rp3.270, serta United Tractors (UNTR) yang menguat 1,44 persen ke Rp26.375 per saham.

Sebaliknya, jajaran pelemahan terdalam di indeks LQ45 dipimpin oleh Indika Energy (INDY) yang jatuh 7,69 persen ke Rp2.880. Tekanan berlanjut pada Trimegah Bangun Persada (NCKL) yang merosot 4,98 persen ke Rp955 serta BUMI yang terkoreksi 4,5 persen ke Rp212 per saham.

Sumber: Emitennews
Penulis/Editor: Bagus Setiawan
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5