Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Program Magang Nasional Batch 2: 40 Ribu Peserta Lolos dari 350 Ribu Pendaftar

menaker-Yassierli
Dari 350 ribu pendaftar eligible, hanya 40 ribuan peserta lolos Program Magang Nasional Batch 2. Seleksinya makin ketat, anggarannya Rp4,2 triliun. | Foto: Menaker Yassierli (Youtube menaker)
Executive Summary ▼
  • Program Magang Nasional Batch 2 Angkatan Kedua menerima 40 ribuan peserta dari sekitar 350 ribu pendaftar yang dinyatakan eligible, dengan seleksi perusahaan dan verifikasi dari Kemenaker.
  • Pemerintah menganggarkan Rp4,2 triliun untuk program magang enam bulan yang ditujukan bagi 150 ribu peserta sebagai jembatan lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja.
  • Menaker Yassierli menyebut tiga faktor peserta diterima bekerja setelah magang: kemauan belajar, kontribusi bagi perusahaan, dan rekam jejak integritas.

IDNWIRE.COM — Program Magang Nasional Batch 2 Angkatan Kedua menuntaskan seleksi dengan tingkat persaingan yang tinggi. Mengutip laporan CNBC Indonesia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan dari sekitar 350 ribu pendaftar yang dinyatakan eligible, hanya 40 ribuan peserta yang akhirnya diterima.

"Selamat adik-adik sudah dipilih oleh perusahaan atau instansi tempat magangnya, sesudah ada proses verifikasi juga dari Kementerian Ketenagakerjaan," kata Yassierli dalam sambutannya pada acara Kick-Off MagangHub Batch 2 Angkatan Kedua di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu 23 September 2026.

Yassierli menegaskan keberhasilan peserta mendapatkan pekerjaan setelah magang tidak ditentukan oleh kecerdasan akademik semata. Ia menyebut tiga hal yang menjadi penentu.

"Diterima itu bukan karena pintar saja, tapi karena ada tiga faktor, ini yang akan kita bedah. Yang pertama, karena adik-adik mau belajar. Kedua, nanti diterima karena dianggap memberikan kontribusi atau value bagi instansi atau perusahaan," jelasnya.

"Yang ketiga, karena 6 bulan punya track record, integritas yang baik, bisa dipercaya, bisa diandalkan. Tiga hal: siap belajar, memiliki kontribusi, dan bisa dipercaya," lanjutnya.

Kemenaker tidak menerima seluruh lowongan magang yang diajukan perusahaan begitu saja. Setiap ajuan melewati verifikasi untuk memastikan tempat magang layak dan posisi yang ditawarkan sesuai profil peserta.

"Kita seleksi dengan ketat. Kalau ada berita macam-macam, itu mungkin kasus Batch pertama tahun lalu, saat di awal-awal kita men-setup program ini. Tapi sekarang kita buat mekanisme seleksi dan verifikasi," ucap Yassierli.

Perusahaan dengan administrasi tidak jelas atau posisi yang tidak sesuai akan dicoret dari program. Kebalikannya, perusahaan yang pernah menerima peserta magang dan memiliki rekam data bagus menjadi prioritas pada batch berikutnya.

Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk program enam bulan ini. Yassierli menyebut Magang Nasional dirancang sebagai jembatan bagi lulusan perguruan tinggi yang menghadapi ketimpangan keterampilan dengan kebutuhan industri.

"Semua negara menghadapi tantangan mismatch skill, skill yang belum align antara lulusan dengan kebutuhan industri. Maganghub hadir di situ. Sehingga 6 bulan investasi yang luar biasa dari pemerintah Rp4,2 triliun, dan kita berharap 150 ribu adik-adik magang ini hadir menjadi talenta unggul Indonesia ke depan," ujarnya.

Yassierli tidak ingin peserta menyelesaikan program enam bulan hanya dengan membawa pulang sertifikat. Pemerintah menargetkan peserta menerima surat tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka magang.

Ia memberi contoh dari RSCM, di mana perusahaan atau mentor melaporkan kepada atasannya: "Daripada cari orang lain, ya sudah Pak, kita rekrut mereka aja."

"Sehingga saya doakan, adik-adik 6 bulan dari sekarang menerima surat offering bahwa adik-adik sudah dianggap layak ditawarkan bekerja di tempat magangnya masing-masing," sambungnya.

Evaluasi program tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan magang. Kemnaker tengah menjalankan tracer study terhadap 100 ribu peserta Batch 1, dengan pembagian antara peserta yang magang di industri dan yang ditempatkan di kementerian atau lembaga.

Hasilnya dipantau berkala. "Kita lihat sesudah 3 bulan magang, terjadi penambahan berapa yang magang dan kemudian diterima di tempat kerjanya. Jadi setiap 3 bulan kita track. Saya yakin, orang yang diterima di tempat kerja itu karena memang mereka punya itu semua," pungkas Yassierli.

Penulis: Widiyan Pramesti
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5