Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Muhaimin Iskandar: JKN Harus Jadi Jaring Pengaman agar Warga Tak Jatuh Miskin

muhaimin-iskandar-jkn-jaring-pengaman-warga-tak-jatuh-miskin
Muhaimin Iskandar meminta JKN diperkuat sebagai jaring pengaman agar masyarakat mendapat layanan kesehatan berkualitas tanpa takut jatuh miskin akibat sakit. | Dok Humas kemenko PM
Executive Summary ▼
  • JKN dinilai perlu diperkuat sebagai jaring pengaman agar masyarakat terlindungi dari beban ekonomi dan risiko kemiskinan akibat sakit.
  • Total kepesertaan JKN mencapai 284 juta jiwa atau 98,02 persen, sedangkan kepesertaan aktif berada di angka 79,20 persen.
  • Muhaimin meminta kualitas layanan, layanan primer, akuntabilitas, integritas, transparansi klaim, dan pencegahan penipuan terus diperkuat.

idnwire.com — JKN perlu diperkuat sebagai jaring pengaman agar masyarakat tidak jatuh miskin akibat biaya pengobatan. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan perlindungan kesehatan harus dibarengi pelayanan yang bermutu dan tidak membebani ekonomi keluarga.

Muhaimin menyampaikan hal itu saat memberikan Upacara dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2026 dan Penganugerahan Seva Paramitha Awards di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

“Tak perlu lagi ada rasa khawatir bagi seluruh rakyat kita, tak perlu takut jatuh miskin akibat sakit. Dengan JKN, masyarakat tidak perlu takut sakit karena sudah mendapatkan perlindungan kesehatan dan kepastian pelayanan yang berkualitas,” kata Muhaimin.

Muhaimin menyebut keberhasilan JKN tidak hanya dilihat dari jumlah kepesertaan. Keaktifan peserta dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan program tersebut.

Saat ini, total kepesertaan JKN mencapai 284 juta jiwa atau 98,02 persen. Tingkat kepesertaan aktif tercatat 79,20 persen.

“Jaminan Kesehatan Nasional adalah gotong royong raksasa bangsa ini. Partisipasi besar ini harus terus kita jaga agar setiap warga negara mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan,” ucap Muhaimin.

Kualitas pelayanan dinilai berpengaruh terhadap keaktifan masyarakat dalam JKN. Muhaimin menilai pelayanan yang mudah, cepat, aman, bermutu, dan tidak dapat meningkatkan kepercayaan peserta terhadap program tersebut.

“Bagi masyarakat, JKN dirasakan ketika mereka datang dan mendapatkan pelayanan. Kalau pelayanan mudah, cepat, aman, bermutu, dan berkualitas, masyarakat akan merasa mendapatkan manfaat dan ikut menjaga JKN,” ujarnya.

Muhaimin menekankan tidak boleh ada pembedaan pelayanan bagi peserta JKN. Setiap peserta memiliki hak untuk memperoleh layanan kesehatan yang setara, berkualitas, dan berbahaya.

Penguatan layanan primer juga didorong untuk menghadapi perubahan pola penyakit dan meningkatkan jumlah penduduk lanjut usia. Kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks membuat penguatan fasilitas primer perlu dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah.

“Penguatan layanan harus didukung tenaga kesehatan, sarana prasarana, obat-obatan, bahan medis, dan pemeriksaan penunjang yang memadai. Ekosistem JKN kini didukung sekitar 34,2 ribu fasilitas kesehatan, dengan kunjungan layanan dan referensi yang terus meningkat,” ucap Muhaimin.

Muhaimin meminta fasilitas kesehatan memperkuat akuntabilitas dan integritas penyelenggaraan JKN. Pelayanan harus diberikan sesuai standar, sementara penggunaan sumber daya dilakukan secara bertanggung jawab.

Transparansi klaim, proses verifikasi, pembayaran, dan pencegahan penipuan juga menjadi perhatian. Muhaimin mendorong tata kelola dan pengawasan bersama untuk menjaga penyelenggaraan JKN.

Muhaimin menilai Seva Paramahita Award dapat menjadi sarana untuk menyebarkan luaskan praktik pelayanan kesehatan yang dinilai baik dan diterapkan di berbagai daerah.

“Mari kita pelajari dan bagikan praktik baik pelayanan kesehatan agar layanan mutu semakin baik di seluruh Tanah Air. Kita harus mereplikasi praktik tersebut agar setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan berkualitas, aman, cepat, dan berintegritas,” ucap Muhaimin.

Penulis/Editor: Budi Siswanto
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5