Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Kawah McGetchin, Bekas Tabrakan Objek Raksasa di Bulan yang Teramati Sekali Seumur Hidup

kawah-mcgetchin-bekas-tabrakan-objek-raksasa-di-bulan
Kawah McGetchin, bekas tumbukan objek luar angkasa sebesar gedung enam lantai, terbentuk di Bulan pada 2024 dan menjadi kawah modern terbesar yang pernah ditemukan di tata surya. | Foto: NASA Goddard/Intuitive Machines/Robert Wagner
Executive Summary ▼
  • Kawah McGetchin, kawah modern terbesar di tata surya, terbentuk dari tumbukan objek sebesar bangunan enam lantai di Bulan antara 11 April dan 22 Mei 2024.
  • Peneliti Intuitive Machines, Robert Wagner, mengonfirmasi kawah tersebut lewat perbandingan citra Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) NASA yang diambil pada Oktober 2025.
  • Tumbukan skala sebesar ini diperkirakan hanya terjadi sekali setiap 132 tahun di Bulan, menjadikan McGetchin titik acuan penting untuk memahami pembentukan kawah.

IDNWIRE.COM — Sebuah objek luar angkasa seukuran bangunan enam lantai menabrak Bulan dua tahun lalu dan meninggalkan luka yang baru berhasil diamati lebih dari setahun kemudian. Tumbukan itu membentuk kawah McGetchin, kawah modern terbesar yang pernah ditemukan di tata surya.

Berdasarkan laporan NASA, objek yang kemungkinan berupa asteroid atau komet itu menghantam permukaan Bulan antara 11 April dan 22 Mei 2024. Dampaknya membuka kawah raksasa yang kini dinamai kawah McGetchin, mengambil nama Tom McGetchin, ahli geologi lapangan Bulan yang terlibat dalam misi Apollo.

"Model produksi kawah mengindikasikan tumbukan sebesar ini diperkirakan hanya terjadi sekali setiap 132 tahun di Bulan," tulis tim peneliti dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Science Advances, Sabtu (19/9/2026). "Oleh karena itu, peristiwa ini merupakan pengamatan langka secara statistik, yang secara efektif merupakan pengamatan sekali seumur hidup."

Robert Wagner, peneliti dari Intuitive Machines yang berkolaborasi dengan NASA dan Lunar and Planetary Institute, menemukan kawah ini ketika mengamati hasil observasi Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) milik NASA.

Ia mencatat perubahan di permukaan Bulan pada gambar yang diambil kamera sudut lebar LROC pada Oktober 2025. Perbandingan foto sebelum dan sesudah tumbukan memastikan bopeng itu adalah kawah baru.

Bulan dipenuhi jutaan kawah bekas tumbukan. Mayoritasnya sudah sangat tua dan berubah bentuk akibat tumbukan berikutnya serta efek cuaca luar angkasa.

McGetchin menjadi pengecualian: ukurannya yang besar dan kondisinya yang masih utuh menjadikannya titik acuan untuk memahami bagaimana kawah terbentuk.

Lokasinya di sepanjang batas dataran rendah Bulan yang gelap dan tertutup basal dengan dataran tinggi yang lebih terang memberi kesempatan bagi peneliti mempelajari dampak tumbukan objek luar angkasa terhadap dua lingkungan geologis berbeda.

Kondisi ini juga menempatkan McGetchin sebagai target menarik untuk eksplorasi Bulan di masa depan.

Sumber: DetiInet
Penulis/Editor: Bagus Setiawan
Tags: Sains
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5