![]() |
| DWP Garut menggelar seminar digitalisasi UMKM dan kesehatan massa otot bagi 50 peserta di Sekretariat DWP Kabupaten Garut pada Selasa (15/9/2026). | Dok, Diskominfo Garut |
Executive Summary ▼
- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Garut mengadakan kegiatan dwp garut gelar seminar digitalisasi umkm dan kesehatan massa otot yang diikuti 50 peserta dari unsur pengurus kabupaten dan kecamatan pada Selasa (15/9/2026).
- Kepala DPMPTSP Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, memaparkan strategi pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong anggota DWP membangun dan mengembangkan usaha mikro keluarga agar naik kelas.
- Praktisi kesehatan Hendra Rosada Prayoga memberikan edukasi latihan fisik sederhana seperti gerakan squat dan push-up guna membangun investasi massa otot perempuan sejak dini.
IDNWIRE.COM, Garut — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan dwp garut gelar seminar digitalisasi umkm dan kesehatan massa otot di Sekretariat DWP Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (15/9/2026).
Acara tersebut melibatkan 50 peserta dari jajaran pengurus DWP kabupaten hingga tingkat kecamatan. Perwakilan DWP Kabupaten Garut, Lia Dedy, menyatakan program ini dirancang untuk membekali anggota pemahaman kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kesehatan fisik jangka panjang.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, hadir sebagai narasumber untuk memaparkan teknik promosi digital.
Budi mendorong para pengurus DWP mengambil peran sebagai pembina dan ambasador bagi masyarakat guna menaikkan kelas usaha mikro di lingkungan keluarga.
Peningkatan literasi digital ini diiringi pemberian tantangan pembuatan video promosi kepada para peserta agar kemampuan praktis mereka langsung terasah.
Aspek kesehatan fisik mendapat porsi pembahasan tersendiri melalui pemaparan praktisi kesehatan dan kebugaran, Hendra Rosada Prayoga.
Hendra menekankan pentingnya menjaga kekuatan otot sebagai bentuk tabungan kesehatan perempuan seiring bertambahnya usia. Peserta dibekali panduan gerakan fisik dasar yang mudah diterapkan secara mandiri di rumah.
Penerapan latihan dimulai dari gerakan sederhana seperti squat, sumo, hingga push-up secara rutin.
Konsistensi tindakan fisik harian tersebut diperlukan untuk mengatasi rendahnya tingkat kesadaran olahraga di tengah masyarakat sekaligus mencegah timbulnya berbagai risiko penyakit sejak dini.
