Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

|

Connect With Us

News

BGN Sebut Keracunan Makan Bergizi Gratis Akibat Kelalaian Penerapan SOP

luar-ruang-instalasi-gawat-darurat-rs-delta-surya-sidoarjo
Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn.) Trenggono menyebut rentetan keracunan Makan Bergizi Gratis dipicu kelalaian penerapan SOP di dapur SPPG daerah. | Foto: Ruang luar IGD RS Delta Sidoarjo/© Bisnis-Julianus Palermo
Executive Summary
  • Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis yang menimpa pelajar di berbagai daerah dinilai Badan Gizi Nasional akibat kelalaian pelaksanaan SOP di lapangan.
  • Badan Gizi Nasional melakukan pengawasan ketat terhadap 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi via panggilan video Zoom sejak pukul 02.00 dini hari.
  • Hasil investigasi sementara belum menemukan indikasi unsur kesengajaan maupun sabotase terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini.

idnwire.com — Insiden keracunan Makan Bergizi Gratis yang menimpa para pelajar di Agam, Rembang, Tana Toraja, hingga beberapa wilayah di Jawa Timur dipicu oleh kelalaian pelaksanaan standar operasional prosedur. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn.) Trenggono menegaskan aturan kerja di setiap fasilitas pengolahan makanan sebenarnya sudah baku.

"SOP sebenarnya sudah ada. Tinggal bagaimana SOP tersebut dilaksanakan di masing-masing dapur. Saya yakin dan percaya, kalau SOP dilaksanakan dengan baik, kejadian seperti ini tidak akan terjadi," kata Trenggono saat memberikan keterangan di Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).

Sistem Pengawasan Dapur Pusat

BGN membawahi 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Pengawasan operasional disandarkan pada pejabat eselon II BGN pusat yang ditempatkan sebagai penanggung jawab tiap provinsi. Pemantauan berkala dijalankan setiap pagi menggunakan sambungan panggilan video Zoom secara langsung.

Proses pemeriksaan digital ini mencakup seluruh rantai produksi di dapur SPPG yang dimulai sejak pukul 02.00 dini hari. Tahapan yang dipantau meliputi penerimaan dan pemilahan bahan mentah, pengecekan kualitas bahan, pembersihan, pemrosesan makanan, sampai proses distribusi ke penerima manfaat.

"Mulai dari penerimaan bahan mentah, pengecekan baik atau tidaknya bahan-bahan tersebut, hingga kegiatan di dapur. Bahkan sampai sekitar pukul 02.00 dini hari, ada kegiatan mulai dari pembersihan bahan, memasak, hingga pendistribusian," ujar Trenggono.

Status Investigasi dan Dugaan Sabotase

Mengenai isu potensi sabotase atau unsur kesengajaan untuk menjatuhkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, BGN memastikan belum menemukan bukti ke arah sana. Tim internal masih fokus menjalankan pembuktian teknis di lokasi kejadian.

"Sementara ini belum ada. Untuk kejadian ini masih dalam tahap investigasi," tutur Trenggono.

Penulis/Editor: Budi Siswanto/Bagus Setiawan
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...

Info Gawai

Memuat artikel terbaru...