Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

|

Connect With Us

News

Menlu Iran Semprot Menlu Yordania Soal Tuduhan Serangan Perdana di Kawasan

menteri-luar-negeri-iran-seyed-abbas-araghchi
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi menyemprot Menlu Yordania atas tuduhan serangan awal, sembari membongkar penggunaan wilayah Arab dalam agresi militer AS. | Foto: Mehr
Executive Summary
  • Menlu Iran semprot Menlu Yordania yang mengklaim Tehran melakukan serangan awal tak lama setelah konflik regional pecah.
  • Araghchi membongkar fakta bahwa wilayah udara, teritorial, dan perairan Arab dipakai AS dalam serangan perdana yang menewaskan warga sipil Iran.
  • Tehran mempertanyakan standar ganda Amman terkait pelanggaran kedaulatan serta durasi waktu penundaan balasan terhadap agresor eksternal.

idnwire.com — Menlu Iran semprot Menlu Yordania usai diplomat Amman tersebut melontarkan tuduhan bahwa Tehran melancarkan serangan awal ke Yordania dan negara-negara kawasan. Melansir laporan Kantor Berita Mehr, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyampaikan kritik terbuka tersebut melalui akun resminya di platform X. Araghchi secara langsung mempertanyakan batas kesabaran negara dalam menanggapi aksi militer luar yang melanggar kedaulatan.

"Berapa lama Menteri Luar Negeri Yordania percaya Iran harus menunggu sebelum menanggapi agresor yang tidak menghormati kedaulatan Arab maupun kedaulatan Iran?" kata Araghchi.

Soroti Penggunaan Wilayah Arab oleh Militer AS

Pernyataan Araghchi ini merespons wawancara Menlu Yordania di Al Jazeera yang menyebut tindakan balasan Iran sebagai bentuk penyerangan awal, bukan tindakan defensif yang tertunda. Diplomat senior Tehran itu membalikkan tuduhan dengan membeberkan pemanfaatan fasilitas di kawasan Arab untuk mendukung aksi tempur pasukan Amerika Serikat.

"Apakah dia benar-benar tidak menyadari bahwa wilayah udara, teritorial, dan perairan Arab digunakan dalam serangan awal Amerika serangan yang mengakibatkan kematian warga Iran yang tidak bersalah?" ujar Araghchi.

Pertanyakan Sikap Ambigu Amman Atas Kedaulatan Regional

Tehran menilai tuduhan Yordania mengabaikan rentetan korban jiwa dari pihak sipil Iran akibat gempuran pasukan asing. Penggunaan infrastruktur fisik dan ruang udara negara-negara Arab dalam fase awal penyerangan AS dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan nyata yang luput dari kecaman Amman.

Sikap bungkam Yordania atas manuver militer AS di tanah Arab dinilai kontras dengan reaksi keras mereka terhadap tindakan balasan Iran. Tehran menegaskan aksinya merupakan respons langsung terhadap aksi agresi yang sudah lebih dulu menewaskan warganya.

Penulis/Editor: Imron Darmawanto/Bagus Setiawan
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...

Info Gawai

Memuat artikel terbaru...