![]() |
| Presiden Prabowo Subianto memimpin Peringatan Detik-Detik Proklamasi 2026 di Istana Merdeka, dengan peniupan sirene dan pengibaran Sang Merah Putih. | Foto: Youtube setpres |
Executive Summary ▼
- Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Peringatan Detik-Detik Proklamasi 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
- Kepala Negara membacakan naskah Proklamasi dan memimpin hening cipta yang ditujukan bagi pahlawan serta warga terdampak bencana alam.
- Tim Paskibraka "Indonesia Berdaulat" sukses mengibarkan Sang Merah Putih dengan membawa bendera Celina Olivia Apriani Theo dari Kalimantan Barat.
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Komandan Upacara Kolonel Inf Priyo Handoyo menyampaikan laporan awal kepada Inspektur Upacara untuk memulai rangkaian acara. Penanda dimulainya peringatan dini oleh 17 meriam dentuman serta raungan sirene panjang yang menggema di kawasan Istana Merdeka.
Aksi Paskibraka dan Pembacaan Naskah Proklamasi
Presiden Prabowo membacakan langsung naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah menafsirkan naskah bersejarah, Kepala Negara mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan mendoakan warga di zona bencana.
Marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai, ujar Prabowo.
Menteri Agama Nasaruddin Umar memandu pembacaan doa setelah prosesi mengheningkan cipta selesai.
Pengibaran Sang Merah Putih
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tim “Indonesia Berdaulat” bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih. Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Celina Olivia Apriani Theo, bertindak sebagai pembawa bendera.
M. Aryo Wira Zandhyka Y asal Bengkulu bertugas sebagai pembentang bendera, I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari Kalimantan Selatan sebagai pengerek, dan Achmad Fachri Mubarok dari Jambi menjadi Komandan Kelompok 8. Sang Merah Putih berhasil naik ke puncak tiang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selesainya pengibaran bendera ditandai dengan laporan akhir Komandan Upacara hingga Inspektur Upacara. Penutup rangkaian acara diisi oleh penampilan lagu “Hari Merdeka” karya Husein Mutahar yang dibawakan Kolaborasi Sekolah Rakyat dan Gita Bahana Nusantara (GBN).
