![]() |
| Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik Rudy Tanoe memenuhi panggilan penyidik KPK terkait penanganan kasus dugaan korupsi bansos beras Kemensos tahun 2020. |
Executive Summary ▼
- Penyidik lembaga antirasuah mendalami perkara dugaan korupsi bansos beras Kemensos tahun 2020 melalui pemeriksaan Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik Rudy Tanoe.
- Kehadiran Rudy Tanoe pada Selasa (11/8/2026) pukul 09.52 WIB merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya tidak hadir pada Kamis (6/8/2026).
- KPK memberlakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang, termasuk Rudy Tanoe, guna memperlancar proses penyidikan.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe, Selasa (11/8/2026). Pemeriksaan ini berfokus pada pengusutan kasus dugaan korupsi bansos beras Kemensos tahun anggaran 2020 yang diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi kedatangan kakak dari pengusaha Hary Tanoesoedibjo tersebut di markas lembaga antirasuah.
"Saudara BRT sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pkl. 09.52 WIB. Yang bersangkutan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik, dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) beras, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH)," kata Budi.
Penjadwalan Ulang dan Status Hukum
Pemeriksaan hari ini merupakan agenda ulang lantaran Rudy Tanoe mangkir dari panggilan penyidik pada Kamis (6/8/2026).
Rudy Tanoe disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam skema penyimpangan penyaluran bantuan pangan ini. Pihak KPK belum memberikan pengumuman resmi mengenai penetapan status hukum yang bersangkutan.
Cegah Luar Negeri Empat Orang
Lembaga antirasuah memberlakukan tindakan cegah bepergian ke luar negeri untuk mengamankan proses penyidikan. Masa pencegahan terhadap Rudy Tanoe telah berjalan sejak 12 Agustus 2025 selama enam bulan.
Pencegahan ke luar negeri ini menyasar tiga nama lain yang terindikasi berkaitan dengan perkara. Ketiganya adalah:
-
Herry Tho (HT) — Direktur Operasional DNR Logistics periode 2021-2024.
-
Kanisius Jerry Tengker (KJT) — Direktur Utama DNR Logistics periode 2018-2022.
-
Edi Suharto (ES) — Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Kemensos.
