![]() |
| Indonesia dan China sepakat memperdalam kerja sama militer serta memodernisasi sistem pertahanan nasional usai pertemuan Menhan RI dan Menhan China di Jakarta. | Dok: Kemhan RI |
Executive Summary ▼
- Kesepakatan penguatan kerja sama militer tercapai dalam pertemuan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun di Jakarta.
- China berkomitmen mendampingi Indonesia memodernisasi sistem pertahanan nasional dan alutsista untuk menangkal potensi ancaman kawasan.
- Kemitraan pertahanan kedua negara difokuskan pada peningkatan posisi strategis Indonesia dan China di tingkat ASEAN hingga global.
Pemerintah Indonesia dan China resmi menyepakati penguatan kerja sama militer usai pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat. Kesepakatan ini mencakup pendalaman hubungan pertahanan di berbagai tingkatan serta komitmen memodernisasi sistem pertahanan nasional.
Kunjungan Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun disambut langsung Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. Dong Jun menegaskan kemitraan pertahanan kedua negara saat ini berkembang pesat dibanding periode sebelumnya, baik dari kedalaman cakupan maupun capaian di lapangan.
Komitmen Modernisasi Alutsista dan Keamanan Kawasan
Keterlibatan China dalam pembaruan pertahanan Indonesia ditujukan guna memperkuat kapabilitas kedua negara menepis ancaman keamanan di kawasan. Dong Jun menyebut modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi salah satu fokus utama yang akan digarap bersama.
Pengembangan potensi pertahanan ini diarahkan untuk memperkokoh posisi strategis Indonesia dan China, baik di lingkup ASEAN maupun tingkat internasional. Prospek kemitraan tersebut dinilai memiliki kualitas dan efisiensi yang terus menanjak di bawah arahan kepala negara masing-masing.
Penguatan Hubungan Diplomatik Pertahanan
Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan komitmen Indonesia menyambut ekspansi hubungan militer ini. Hubungan bilateral yang telah berumur 19 tahun menjadi pijakan utama mempererat ikatan kedua negara.
Pemerintah Indonesia memproyeksikan peningkatan derajat kerja sama ini sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas. Kedua kementerian menjadwalkan implementasi teknis untuk mengeksplorasi seluruh potensi pertahanan yang belum tergarap.
