![]() |
| BRIN menggelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan, menampilkan teknologi pangan, nuklir, hingga pertahanan di hadapan Presiden dan Kabinet Merah Putih. | Foto dok: BRIN |
Executive Summary ▼
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pameran inovasi dan teknologi di Istana Kepresidenan dengan memboyong 150 periset untuk memaparkan hasil riset pendukung program prioritas nasional kepada Presiden RI dan Kabinet Merah Putih.
- Sektor pangan menjadi salah satu fokus utama melalui kesiapan lebih dari 40 kelompok teknologi hulu-hilir guna mempercepat swasembada pangan, menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memacu pertumbuhan ekonomi.
- Berbagai inovasi strategis lintas bidang turut dipamerkan, mencakup teknologi dirgantara (N219, Elang Hitam, Satelit NEO-1), pertahanan, nuklir untuk sensor kebencanaan, energi terbarukan, hingga Asisten Guru AI Kontekstual untuk sektor pendidikan.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pameran inovasi dan teknologi di Istana Kepresidenan pada Kamis (6/8/2026). Perhelatan ini dihadiri langsung oleh Presiden RI bersama jajaran Kabinet Merah Putih. Kepala BRIN Arif Satria memboyong 150 periset untuk bertemu dan berdialog dengan presiden guna memaparkan berbagai hasil riset pendukung program kerja prioritas nasional.
Sektor pangan menjadi salah satu fokus utama yang dipaparkan dalam ajang tersebut. BRIN menyiagakan lebih dari 40 kelompok teknologi riset hulu ke hilir untuk mempercepat swasembada pangan, menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendorong hilirisasi industri pangan, serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional berbasis inovasi.
Teknologi Pertahanan dan Nuklir Terapan
Pengembangan teknologi dirgantara dan antariksa menampilkan unit pesawat N219 & N219A, pesawat Puna Male “Elang Hitam”, serta Satelit NEO-1. Pada sektor pertahanan dan keamanan, riset difokuskan pada pengembangan material pertahanan, sistem persenjataan modern, serta teknologi pendukung keamanan negara.
Bidang teknologi nuklir dikembangkan mencakup seluruh rantai nilai. Salah satu hasil riset utamanya dimanfaatkan sebagai sensor kebencanaan dan sistem peringatan dini berbasis radiasi alam. Bidang energi menampilkan inovasi energi terbarukan, bioenergi, sistem penyimpanan energi, material maju, hingga pembuatan instrumen laboratorium dalam negeri.
Inovasi Pendidikan dan Warisan Budaya
Sektor pendidikan mengenalkan teknologi pembelajaran berupa Asisten Guru AI Kontekstual dan Model Buku Teks SMK Berbasis Soft Skill. Teknologi ini dirancang untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Pelestarian warisan budaya diperkuat melalui penggunaan teknologi mutakhir untuk mendokumentasikan serta mengkaji aset sejarah Indonesia. BRIN memanfaatkan fasilitas laboratorium alam peradaban yang berlokasi di Kabupaten Bumiayu, Jawa Tengah, sebagai pusat riset warisan budaya.
