Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

Prabowo Minta Nanik S Deyang Awasi Badan Gizi Nasional Setelah Mundur

Nanik S Deyang mantan kepala BGN
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang diminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengawasi lembaga tersebut setelah memutuskan mundur dari posisinya. | Ilustrasi/Foto arsip: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Presiden Prabowo Subianto meminta Nanik S Deyang tetap membantu mengawasi Badan Gizi Nasional (BGN) pascamengundurkan diri dari kursi jabatan kepala lembaga tersebut. Penunjukan ini didasari atas kebutuhan organisasi terhadap pengalaman Nanik dalam mengawal program lembaga.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi arahan langsung dari Presiden tersebut di Gedung DPR RI, Kamis (23/7/2026). Prasetyo menjelaskan bahwa rekam jejak Nanik sangat dibutuhkan demi mendukung jalannya tugas-tugas di internal BGN. Pihak istana menilai kontribusi Nanik masih krusial bagi keberlangsungan lembaga.

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026), Nanik S Deyang membenarkan adanya mandat baru ini. Presiden memberi sinyal untuk membentuk struktur dewan pengawas khusus. Nanik diproyeksikan memimpin unit pengawas baru tersebut untuk memastikan fungsi kontrol lembaga berjalan optimal.

Penyesuaian Aturan Struktur Badan Gizi Nasional

Rencana penunjukan Nanik sebagai pengawas memicu pembahasan mengenai payung hukum organisasi. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional saat ini hanya mencantumkan struktur Dewan Pengarah dan unsur pelaksana. Regulasi eksisting tersebut belum memuat nomenklatur Dewan Pengawas secara spesifik.

Pemerintah tidak mempermasalahkan perbedaan istilah teknis dalam struktur kelembagaan yang ada. Prasetyo Hadi menyatakan esensi fungsi substansial pengawasan jauh lebih penting daripada sekadar perdebatan nomenklatur. Opsi pemanfaatan struktur Dewan Pengarah yang sudah diatur dalam Perpres tetap terbuka jika fungsi pengawasan yang dikehendaki Presiden dapat terakomodasi di sana. Pemerintah akan menganalisis bentuk regulasi yang paling tepat untuk melegitimasi posisi baru ini.

Pergeseran Estafet Kepemimpinan BGN

Kursi pimpinan tertinggi lembaga kini mengalami perubahan. Jabatan Kepala BGN resmi dialihkan kepada politikus Partai Gerindra, Sudaryono. Suksesi ini terjadi setelah Nanik memutuskan menyudahi masa jabatannya yang terhitung singkat di lembaga pengelola program pemenuhan gizi tersebut.

Nanik S Deyang sebelumnya dilantik menjadi Kepala BGN pada 8 Juni 2026. Ia masuk menggantikan Dadan Hindayana. Pejabat terdahulu bersama dua wakilnya dinonaktifkan setelah terseret persoalan hukum terkait dugaan korupsi pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perubahan nakhoda ini menjadi langkah mutakhir dalam penataan ulang internal institusi.

Penulis/Editor: Juanda Data Wijaya
Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5