Penguatan Hubungan Bilateral Tokyo dan London
Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan kesiapan Pemerintah Jepang untuk memperdalam kemitraan strategis Jepang Inggris bersama Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham. Melansir laporan Japan Today, pernyataan tersebut disampaikan Takaichi melalui unggahan di platform X pada Senin malam. Takaichi menyoroti pentingnya dorongan kerja sama bilateral di berbagai bidang strategis antar kedua negara.
Takaichi menilai rekam jejak Burnham saat memimpin Greater Manchester dan mendorong reformasi layanan publik menjadi modal kuat dalam memimpin Inggris. Burnham kembali ke panggung politik nasional usai memenangi pemilihan sela pada Juni, sebelum akhirnya terpilih memimpin Partai Buruh tanpa oposisi internal pada Jumat pekan lalu. Suksesi kepemimpinan ini terjadi setelah Keir Starmer mengundurkan diri akibat kekalahan Partai Buruh dalam pemilihan lokal Mei.
Isu Regional dan Proyek Pertahanan Jet Tempur 2035
Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara menegaskan agenda prioritas kedua negara dalam konferensi pers di Tokyo, Selasa. Jepang bermaksud menggandeng Inggris untuk menghadapi berbagai tantangan global, termasuk merealisasikan visi kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Visi tersebut dirancang untuk mengimbangi ekspansi pengaruh militer dan ekonomi China di kawasan.
Jepang memastikan agenda industri pertahanan bilateral tidak mengalami perubahan struktur pascabergantinya kepemimpinan di London. Kihara menyampaikan bahwa konsorsium tiga negara yang melibatkan Jepang, Inggris, dan Italia tetap berjalan sesuai jadwal untuk menyelesaikan pengembangan jet tempur generasi berikutnya pada 2035.