Advertisement

IDNWire

Ruang informasi terpercaya untuk pembaca Indonesia

–
|

Kategori

Kategori

Sub Kategori 2

Media Network

Informasi

Connect With Us

News

AS Gempur Iran Sembilan Malam Beruntun, Timur Tengah Siaga Dua Korban Jiwa Melonjak

Perang maritim dan udara antara AS dan Iran meluas ke Kuwait, Bahrain, dan Yordania pada Senin (20/7/2026). Korban tewas melonjak di tengah kebuntuan Selat Hormuz.
Ilustrasi Foto bendera Amerika Serikat dan bendera Iran, terpasang pada tiang di wilayah maritim Selat Hormuz
Ilustrasi Foto bendera Amerika Serikat dan bendera Iran, terpasang pada tiang di wilayah maritim Selat Hormuz. | Foto: magnific
Sedang merangkum artikel secara kilat...
AI Generated

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara malam kesembilan secara berturut-turut ke wilayah Iran pada Senin (20/7/2026) dini hari. Langkah agresif ini memicu efek domino yang menyeret perimeter pertahanan negara-negara Teluk ke titik tertinggi. Investor Daily melansir laporan resmi Komando Pusat AS (CENTCOM) yang menyatakan bahwa operasi udara terbaru ini ditargetkan langsung untuk melumpuhkan aset militer Iran. Teheran selama ini mengandalkan armada tersebut guna mengontrol jalurnya perdagangan sipil di Selat Hormuz.

Konfrontasi bersenjata yang pecah sejak 28 Februari 2026 ini berakar dari sengketa program nuklir Teheran serta penguasaan ruang maritim strategis. Penutupan Selat Hormuz oleh militer Iran menjadi kartu as mereka untuk menekan stabilitas ekonomi barat. Imbasnya, jalur distribusi energi yang menyuplai seperlima kebutuhan minyak mentah dunia kini lumpuh total setelah negosiasi damai kedua negara berakhir buntu.

Perang AS vs Iran Meluas ke Negara Teluk

Dampak ledakan dari proyektil kedua belah pihak kini tidak lagi terlokalisasi di perbatasan. Wilayah udara Kuwait berguncang oleh detonasi sistem pertahanan udara yang berupaya merontokkan kawanan pesawat nirawak milik Iran. Agresi tersebut menyusul manuver Garda Revolusi Iran (IRGC) yang membidik dua markas militer Amerika Serikat di teritorial Kuwait.

Situasi darurat juga menjalar ke Manama, di mana Kementerian Dalam Negeri Bahrain langsung mengaktifkan sirene peringatan dini dan memerintahkan warga sipil berlindung di bunker bawah tanah. Di koridor udara bagian barat, militer Yordania sibuk mencegat intersepsi rudal yang melintas di teritorial mereka. Kontak senjata paling berdarah di luar perbatasan terjadi di Al-Tanf, Suriah. Pasukan IRGC mengklaim telah menghancurkan pusat kendali operasi musuh di sana, sebagai aksi balasan atas tewasnya serdadu mereka di kawasan Iranshahr.

Konflik AS dan Iran Kian Memanas Akibat Serangan Reaktor Nuklir

Eskalasi pertempuran darat dan udara ini dibayar mahal oleh jatuhnya korban jiwa dalam jumlah besar. Kementerian Kesehatan Iran merilis data terbaru yang menunjukkan 50 orang tewas dan 500 orang cedera akibat rentetan bom kiriman Washington. Dari kubu seberang, CENTCOM melaporkan kehilangan tiga prajurit yang tewas pekan lalu, ditambah satu personel hilang. Angka ini menambah panjang daftar kematian serdadu Amerika Serikat menjadi 17 orang sejak genderang perang ditabuh bersama Israel pada akhir Februari.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan operasi udara malam kesembilan ini merupakan pukulan telak yang sengaja diarahkan untuk menghancurkan kekuatan lawan pasca-gugurnya tentara domestik. Komandan Senior Militer Iran Ali Abdollahi membalas ancaman tersebut dengan menjanjikan serangan balasan yang jauh lebih mematikan jika Washington tidak menghentikan agresi udara mereka.

Kondisi keamanan di lapangan semakin kritis setelah beredar laporan mengenai hancurnya sebagian infrastruktur penting di proyek fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Darkhovin yang sedang dibangun Iran akibat hantaman rudal Amerika Serikat. Di Wina, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengonfirmasi bahwa tim investigasi sedang mendalami tingkat kerusakan di Darkhovin. Grossi mendesak seluruh faksi militer yang bertikai menjauhkan moncong senjata mereka dari seluruh kawasan instalasi nuklir demi menghindari bencana radiasi global.

Bagikan artikel ini:
IDNWire WhatsApp Channel ✓
IDNWire Resmi

Follow Saluran WhatsApp untuk Notifikasi Berita Terbaru

← Sebelumnya Selanjutnya →

Berita Terbaru

Memuat artikel…

Kurs Rupiah Hari Ini

Dolar A.S. / Rupiah
USDIDR • FX_IDC
Memeriksa...
Advertisement 5