![]() |
| Pendaftaran OMI 2026 mencatat 230.123 siswa dari 34 provinsi. Keterlibatan murid sekolah umum melesat hingga 38,1 persen dibanding tahun lalu. | Dok Foto: Kemenag |
Executive Summary ▼
- Pendaftaran OMI 2026 mencatatkan angka 230.123 siswa, naik 12,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun 2025.
- Murid sekolah umum jenjang SD, SMP, hingga SMA yang mendaftar meningkat tajam 38,1 persen menjadi 13.271 orang.
- Jawa Timur menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 41.685 orang, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah.
idnwire.com — Pendaftaran OMI 2026 resmi mencatat angka 230.123 siswa dari seluruh Indonesia, mengalami kenaikan 12,7 persen ketimbang ajang OMI 2025 yang menjaring 204.222 pendaftar. Dari total berkas masuk, sebanyak 229.593 peserta atau 99,8 persen lolos tahap verifikasi data.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menyatakan di Jakarta, Sabtu (5/9/2026), lonjakan ini memperlihatkan tingginya minat peserta didik terhadap wadah penjelajahan bakat. Kompetisi dirancang sebagai bagian ekosistem pembinaan talenta yang bertahap dan konsisten.
Partisipasi Sekolah Umum Melesat
Keterlibatan murid non-madrasah memperlihatkan tren positif. Pendaftar asal sekolah umum (SD, SMP, SMA) menyentuh angka 13.271 anak. Jumlah ini melonjak 38,1 persen atau bertambah 3.659 orang dibanding edisi 2025 yang berada di angka 9.612 peserta.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyayu Khodijah menegaskan bahwa ajang ini makin terbuka lintas satuan pendidikan. Pintu kompetisi dirancang inklusif guna menjangkau bibit berprestasi dari berbagai wilayah.
Peta Sebaran Wilayah dan Jenjang
Ajang tahun ini menjangkau 34 provinsi dengan keterlibatan lebih dari 33 ribu lembaga pendidikan. Tiga wilayah di Pulau Jawa mendominasi jumlah utusan terbanyak:
Jawa Timur: 41.685 peserta
Jawa Barat: 32.446 peserta
Jawa Tengah: 30.518 peserta
Gabungan tiga provinsi tersebut menyumbang 104.649 peserta atau 45,5 persen dari total nasional. Di luar Jawa, pasokan peserta terbanyak datang dari Sulawesi Selatan (12.850), Sumatera Utara (12.348), dan Riau (8.113).
Tingkat pendidikan peserta terbagi merata di tiga jenjang utama:
MI/SD: 69.351 peserta
MTs/SMP: 75.987 peserta
MA/SMA: 72.776 peserta
Minat Tinggi pada Cabang Riset
Cabang Riset menarik perhatian 9.130 pendaftar. Kasubdit Kesiswaan Solla Taufiq merinci 8.100 peserta telah menyelesaikan submit pendaftaran, sedangkan 1.030 sisanya masih melengkapi berkas draft.
Jenjang Madrasah Aliyah (MA) menyumbang 4.862 pendaftar riset dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) mengirimkan 4.268 pendaftar. Bidang Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekoteologi) menjadi favorit utama dengan 3.553 pendaftar, disusul isu Sustainable Development Goals / SDGs (3.384 pendaftar), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional (2.193 pendaftar).
