![]() |
| IRGC Provinsi Isfahan membantah narasi di media sosial yang mengklaim pasukan AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Iran di kawasan tersebut. |
Executive Summary ▼
- IRGC Isfahan bantah isu serangan AS dan Israel terhadap seluruh pusat serta fasilitas nuklir di wilayah Isfahan pada Sabtu (5/9/2026).
- Garda Revolusi Iran menilai klaim di media sosial sengaja disebar untuk merusak ketenangan psikologis masyarakat dan memicu ketegangan.
- Warga diimbau tidak membagikan foto lama, dokumen tidak terverifikasi, maupun kabar dari sumber anonim.
idnwire.com — IRGC Isfahan bantah isu serangan AS dan Israel yang menyasar kompleks serta fasilitas nuklir di wilayah Provinsi Isfahan, Iran. Melansir laporan Tasnim News Agency, unit Garda Revolusi Islam di provinsi tersebut mengonfirmasi narasi penyerangan yang marak beredar di platform media sosial pada Sabtu (5/9/2026) sebagai klaim sepenuhnya palsu.
Pihak militer memastikan tidak ada pergerakan atau gempuran dari rezim Israel maupun pasukan Amerika Serikat terhadap situs strategis tersebut. Seluruh infrastruktur nuklir di kawasan tengah Iran beroperasi tanpa gangguan operasional akibat aksi militer luar negeri.
Unit IRGC menegaskan penyebaran hoaks di tengah kondisi geopolitik yang sensitif merupakan bagian dari skenario pihak musuh. Aksi disinformasi ini dirancang khusus memicu kepanikan publik, menciptakan ketegangan, dan mengganggu stabilitas psikologis warga setempat.
Masyarakat diminta menyaring arus informasi dan menolak keras penyebaran konten tidak terverifikasi. Warga dilarang mendistribusikan gambar-gambar lama maupun rilis berita yang bersumber dari akun anonim di media sosial.
