Executive Summary ▼
- Pasukan militer Washington menyelidiki dugaan serangan militer ke pesta pernikahan di Sirik Iran yang diluncurkan pada Rabu (2/9) pagi.
- Gubernur Sirik Reza Shahidiyan mencatat 4 orang tewas dan 63 warga luka-luka, sementara Palang Merah Iran melaporkan pecahan rudal mengenai lokasi acara.
- Tim forensik BBC memverifikasi menara telekomunikasi hancur dan rumah warga rusak parah berada dalam radius 112 meter dari lokasi pernikahan.
idnwire.com — Pasukan militer Washington menggelar penyelidikan atas dugaan serangan militer ke pesta pernikahan di Sirik Iran. Melansir laporan BBC, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan skeptisismenya terhadap kabar penyerangan lokasi sipil tersebut namun mengonfirmasi proses investigasi tetap berjalan.
"Saya akan mengatakan bahwa media pemerintah Iran belum menjadi penulis yang baik mengenai apa yang terjadi dalam konflik sejauh ini. Jadi saya sangat skeptis terhadap hal ini," kata Vance di Gedung Putih pada Kamis (3/9).
Dampak Korban Jiwa dan Kerusakan Lokasi
Gempuran militer AS mendarat di wilayah Kuhestak, Sirik, pada Rabu (2/9) pagi dan merusak area pemukiman warga. Gubernur Sirik, Reza Shahidiyan, mengonfirmasi kepada stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, bahwa sedikitnya empat orang meninggal dunia, termasuk anak-anak. Korban luka mencapai 63 orang dengan 50 di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak.
Palang Merah Iran mengidentifikasi pecahan rudal menghantam sebuah rumah yang sedang menggelar pesta pernikahan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menuding aksi pengeboman pemukiman tersebut sebagai kejahatan perang. Teheran merespons dengan meluncurkan gempuran balasan ke pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk wilayah Kuwait dan Uni Emirat Arab.
Verifikasi Visual Lokasi Kejadian
Analisis dokumen visual BBC Verify dari rekaman video dan gambar Selasa serta Rabu mengondisikan bukti kerusakan infrastruktur dekat pantai Kuhestak. Sebuah menara telekomunikasi hancur total, disusul kerusakan parah pada rumah-rumah warga yang berjarak sekitar 130 meter di sebelah utara menara. Tim forensik BBC Persia memetakan posisi menara telekomunikasi yang hancur tersebut berjarak 112 meter dari kediaman tempat berlangsungnya acara pernikahan.
